Ragam  

Mantan KSAD Dudung Abdurachman Masuk Jajaran Komisaris PT Nusantara Sawit Sejahtera

RUPS PT Nusantara Sawit Sejahtera
RUPS PT Nusantara Sawit Sejahtera

JAKARTA-PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) secara resmi mengangkat mantan Kepala Staf Angkatan Darat Dudung Abdurachman sebagai komisaris independen.

Keputusan tersebut diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan, Rabu (21/1/2026) di Gedung Menara Imperium Lantai, Jakarta.

RUPSLB dipimpin Komisaris Perseroan Robiyanto dan membahas agenda perubahan susunan dewan komisaris serta penyesuaian struktur tata kelola perusahaan.

Pergantian dan penambahan komisaris independen tersebut menjadi langkah strategis perseroan untuk memperkuat mekanisme pengawasan dan penerapan prinsip good corporate governance (GCG), di tengah dinamika industri kelapa sawit yang semakin kompetitif.

Dudung Abdurachman pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat pada periode 2021–2023 dan memiliki rekam jejak panjang dalam kepemimpinan serta manajemen organisasi berskala besar.

Industri kelapa sawit nasional saat ini menghadapi tantangan struktural, antara lain fluktuasi harga global, isu keberlanjutan (sustainability), kebutuhan traceability, efisiensi rantai pasok, serta ekspansi pasar. NSSS menilai penguatan struktur dewan merupakan salah satu instrumen krusial untuk menjaga daya saing perusahaan dan memastikan kinerja jangka panjang tetap terjaga.

Dengan penetapan hasil RUPSLB, Perseroan akan melakukan penyesuaian internal berikut penyelarasan rencana strategis jangka menengah, termasuk evaluasi peningkatan kapasitas produksi, digitalisasi operasional, dan perluasan pasar produk turunan kelapa sawit.

PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk merupakan perusahaan publik yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit dan pengolahan minyak sawit untuk kebutuhan domestik dan ekspor.

Perseroan berkomitmen pada penerapan praktik keberlanjutan, efisiensi rantai pasok, serta kontribusi ekonomi daerah melalui pengembangan usaha di sektor hulu dan hilir sawit. (ZK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *