Berita  

Mahasiswa KKN UNAND Gunung Medan Lestarikan Folklor Lokal Melalui Pertunjukan Wayang Sederhana di SDN 04 Sitiung

DHARMASRAYA-Kelompok mahasiswa KKN Universitas Andalas (UNAND) di Gunung Medan, Dharmasraya, menggelar program inovatif pelestarian budaya dengan menghadirkan pertunjukan wayang sederhana di SDN 04 Sitiung.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 22-23 Januari 2025, ini bertujuan melestarikan folklor dan tradisi lisan daerah setempat kepada generasi muda.

Program kerja yang bertemakan “Melestarikan Folklor dan Tradisi Lisan Melalui Visualisasi Wayang Sederhana bagi Anak Sekolah Dasar” ini dilaksanakan oleh rumpun budaya yang beranggotakan lima mahasiswa lintas fakultas, yakni Winda Radisti (Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya), Nazwa Annisa Zahra (Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya), Icsan Herdiansyah (Hubungan Internasional), Tarisa Demetria Sigiro (Antropologi Sosial), dan Putri Mulya (Sosiologi), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Kegiatan ini menargetkan siswa kelas 2, 3, dan 4 SDN 04 Sitiung. Pada hari pertama (22 Januari), pertunjukan digelar untuk siswa kelas 2A, 3A, dan 4A, sementara hari kedua (23 Januari) untuk kelas 2B, 3B, dan 4B.

Cerita yang Ditampilkan:

  • Tingkat Lokal: Tobek Rajo dan Ulau Bantau (Gunung Medan, Dharmasraya)
  • Tingkat Nasional: Nyi Endit (Garut, Jawa Barat)
  • Tingkat Internasional: Burung Hujan (Zimbabwe, Afrika)
    “Kami memilih cerita-cerita yang memiliki pesan moral atau tema serupa dari berbagai tingkatan untuk memberikan perspektif yang lebih luas kepada anak-anak tentang universalitas nilai-nilai budaya,” jelas salah satu anggota tim.

Pelaksanaan kegiatan pada hari pertama berjalan sangat kondusif. Anak-anak menunjukkan antusiasme yang luar biasa sejak awal acara dimulai. Kegiatan diawali dengan penjelasan mengenai konsep tradisi lisan dan wayang sebagai media penyampaian cerita rakyat.

Setelah penjelasan singkat, tim KKN menampilkan tiga pertunjukan wayang secara berurutan: Tobek Rajo, Nyi Endit, dan Burung Hujan. Setiap pertunjukan dirancang untuk menyampaikan pesan moral yang relevan dengan kehidupan sehari-hari anak-anak.

Dari cerita Tobek Rajo dan Burung hujan, terdapat pesan moral selalu menjaga kelestarian lingkungan alam sekitar dan saling tolong menolong serta, dari cerita Nyi endit terdapat pesan moral jangan bersikap sombong.

“Anak-anak sangat antusias menonton pertunjukan wayang tersebut. Mereka terpaku memperhatikan setiap adegan dan dialog yang disampaikan.” Ujar Winda sebagai pic program.

Setelah pertunjukan selesai, diadakan sesi diskusi interaktif di mana siswa diminta mengidentifikasi pesan moral dari cerita yang telah ditampilkan. Para siswa yang berhasil menjawab dengan benar diberikan apresiasi berupa reward.

Hari Kedua Tak Kalah Meriah. Pada hari kedua, antusiasme siswa tidak berkurang. Bahkan, para siswa terlihat berebutan untuk menjawab pertanyaan yang diberikan oleh tim KKN. Hal ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran melalui wayang efektif menarik minat dan meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap nilai-nilai budaya lokal.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dan bantuan dari beberapa mahasiswa KKN lainnya yang turut membantu kelancaran acara, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan. Serta dari dukungan piham nagari.

Program ini merupakan salah satu upaya konkret dalam melestarikan folklor dan tradisi lisan yang ada di daerah Gunung Medan, Dharmasraya. Dengan memperkenalkan cerita rakyat kepada generasi muda melalui media yang menarik seperti wayang, diharapkan nilai-nilai luhur budaya dapat terus hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Penggunaan perbandingan cerita dari tingkat lokal, nasional, hingga internasional juga memberikan wawasan kepada siswa bahwa nilai-nilai kebaikan dan moral yang terkandung dalam cerita rakyat bersifat universal dan melampaui batas geografis.

Melalui program KKN seperti ini, mahasiswa tidak hanya berkontribusi pada pengembangan masyarakat, tetapi juga turut menjaga kelestarian warisan budaya Indonesia di tengah arus modernisasi.  (Winda Radisti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *