SOLOK SELATAN-Malang memang bisa datang dalam sekejab saja. Perjalanan hidup manusia tak ada yang tahu, semua rahasia Tuhan.
Warga di sana berduka. Pelayat datang silih berganti ke rumah duka. “Selamat jalan anak soleha, teruslah ke surga, Nak,” kata seorang pelayan sambal terisak.
Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Selatan, Dr. Syamsurizaldi takziah ke rumah duka, Rabu (22/4/2026) pagi.
Kunjungan tersebut terkait meninggalnya seorang siswi SMPN 1 Solok Selatan berinisial AZY (13), yang diduga tersengat aliran listrik di rumah kontrakannya, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 16.10.
Orang tua korban, SWA, menuturkan kronologi kejadian kepada sekda.
Peristiwa nahas itu terjadi saat kondisi cuaca tengah hujan. Saat itu, ia mendapati putrinya tergeletak tidak sadarkan diri di lantai dapur.
Korban ditemukan di dekat saklar stop kontak pompa air dengan kondisi lantai yang basah.
Diduga kuat, korban tersengat listrik saat hendak mencabut colokan pompa air usai mengambil wudhu untuk melaksanakan Salat Ashar.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar pada jari kelingking tangan kanan serta bagian wajah yang tampak menghitam.
Meski tim medis RSUD Solok Selatan telah berupaya memberikan pertolongan maksimal, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Sekda Syamsurizaldi menyampaikan belasungkawa dan memberikan penguatan kepada keluarga korban agar tetap tabah.
“Segala sesuatu yang Allah berikan kepada kita, baik suka maupun duka, pasti ada hikmah di baliknya. Mudah-mudahan musibah ini semakin mendekatkan kita kepada Allah,” ujarnya.
Kapolsek Sungai Pagu, Iptu Azwar Zamzami membenarkan kejadian tersebut. Pihak kepolisian telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mencatat keterangan para saksi.
Jenazah korban dibawa ke rumah duka di Jorong Batang Limpaliang, Nagari Pakan Raba’a Tangah, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Kabupaten Solok Selatan dan dimakamkan, Rabu (22/4/2026).(Jup)













