PADANG-Irfan baru saja mudik dari Jakarta ke Padang. Dia menggunakan mobil sendiri dari tanah seberang. Dia Lelah karena jadi sopir tunggal dalam perjalanan sepanjang 1.300 kilometer tersebut.
Namun, lelahnya terobati manakala melibat perbatasan antara Sumbar dengan Jambi yang ditandai dengan ornamen bagonjong.
“Tibo awak di kampuang,” kata dia.
Sebagai pertanda sampai di Sumbar, dia bakodak (berfoto) dulu di batas wilayah itu. Foto disebarkan ke grup WhatsApp keluarga.
Keluarga menyambut dengan gembira. “Lah sampai Uda Irfan di Dharmasraya, bentar lagi sampai di Padang,” tulis salah seorang anggota keluarga.
Sepanjang perjalanan, Iran rajin menoleh ke kiri dan ke kanan. Sepanjang perjalanan, dia tak melihat ada Alfmart dan Indomaret.
Padahal, sebelum batas provinsi, Malin melihat sejumlah lepau itu di kiri dan kanan jalan.
Dia pun bertanya, “Masih belum ada Alfamart dan Indomaret.”
“Alun lai, Irfan. Bantuak ndak tahu se mah,” tulis anggota keluarga.
Memang, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tetap berkomitmen melarang beroperasinya ritel Alfmart dan Indomaret sebagai upaya melindungi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan pengusaha lokal. (*)













