Ragam  

Mahasiswa KKN Unand Adakan Festival Syiar Isra Mikraj dan Tabligh Akbar di Nagari Minangkabau

Foto bersama dengan poserta lomba
Foto bersama dengan poserta lomba

BATUSANGKAR– Tim mahasiswa KKN Universitas Andalas menyelenggarakan Festival Syiar Isra’ Mikraj 1447 Hijriah dan Tabligh Akbar di Nagari Minangkabau, Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar.

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, serta merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa KKN dengan Masjid Baitul Makmur dan Pejuang Subuh Nagari Minangkabau. Peringatan mengusung tema Menggema dalam Ibadah, Berkarya dalam Syiar.

Festival ini menjadi salah satu program kerja KKN yang bertujuan menumbuhkan kembali semangat keislaman sekaligus membina karakter generasi muda melalui kegiatan yang edukatif dan religius. Festival ini berlangsung selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 Januari 2026 dan mendapat sambutan antusias dari anak-anak serta masyarakat setempat.

Rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai perlombaan keagamaan yang diikuti peserta dari TPA, SD, PAUD, dan TK se-Nagari Minangkabau, serta ditutup dengan tabligh akbar. Adapun cabang lomba yang dilaksanakan meliputi lomba azan, tilawah Alquran kategori putra dan putri, praktik sholat jenazah, serta lomba mewarnai untuk anak usia dini. Seluruh perlombaan dinilai oleh bapak/ibu dewan juri yang kompeten di bidangnya.

Pelaksanaan festival diawali Rabu, 14 Januari 2026 dengan pembukaan resmi oleh perangkat Nagari Minangkabau. Kegiatan dilanjutkan dengan dimulainya cabang lomba azan untuk peserta TPA dan SD. Suara lantang para peserta kecil yang mengumandangkan azan menggema di Masjid Baitul Makmur. Ini menciptakan suasana khidmat dan haru bagi para orang tua serta jamaah, sekaligus menghadirkan ketegangan bagi para peserta lomba.

Ketua Tim KKN Reguler 1 Universitas Andalas, Vigalhan menyampaikan, kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk belajar, berani tampil, dan menumbuhkan kepercayaan diri melalui syiar Islam. “Semoga Festival Isra’ Mi’raj ini bisa menjadi ajang untuk memupuk rasa cinta kepada Rasulullah SAW, mempererat silaturahmi, serta menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkarya dan mengembangkan potensi diri,” ujarnya.

Kegiatan berlanjut, Kamis, 15 Januari 2026, dengan lomba tilawah Alquran kategori putra dan putri. Para peserta menunjukkan kemampuan membaca Alquran dengan penuh penghayatan.

Hari terakhir, Jum’at, 16 Januari 2026, digelar lomba praktik shalat jenazah bagi peserta TPA dan SD, serta lomba mewarnai untuk anak PAUD dan TK. Seluruh rangkaian perlombaan ditutup dengan pengumuman pemenang dan penyerahan penghargaan kepada para peserta terbaik.

Malam puncak festival diisi dengan tabligh akbar yang disampaikan oleh Ustad Adib Fadhil, anggota DPRD Tanah Datar. Dia menekankan pentingnya membangun fondasi spiritual sejak usia dini agar generasi muda memiliki pegangan moral yang kuat di tengah tantangan zaman modern.

Ketua Komunitas Pejuang Subuh Nagari Minangkabau, Khairul Fikri, berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana pembentukan karakter islami anak-anak. Menurutnya, perlombaan seperti azan, tilawah Alquran, shalat jenazah dan mewarnai, merupakan media efektif untuk menanamkan nilai spiritual agar tetap terjaga di tengah perkembangan zaman modern. (Nada Aprila Kurnia, Mahasiswa Sastra Indonesia, Universitas Andalas yang bergiat dalam organisasi mahasiswa Labor Penulisan Kreatif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *