Ragam  

Zeki Oktariza Karini, Pejabat Baru di Kejaksaan Negeri Tanah Datar

Foto bersama usai upacara serah terima jabatan

BATUSANGKAR-Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanah Datar, Ryan Palasi pimpin serah terima jabatan (sertijab) Kepala Subbagian Pembinaan (Kasubagbin) dari Syahmulia Pohan kepada pejabat baru, Zeki Oktariza Karini.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kejari Tanah Datar, Senin (27/4/2026) dan dihadiri para pejabat utama serta seluruh jajaran pegawai.

Kajari menegaskan pentingnya bagi pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dan menjalankan tugas serta tanggung jawab dengan optimal.

Ia menekankan agar seluruh jajaran tetap menjaga kinerja dan integritas, terutama karena Kejari Tanah Datar saat ini menjadi satu-satunya satuan kerja di wilayah Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat yang diusulkan meraih predikat wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM).

Menurutnya, predikat WBBM merupakan penghargaan tertinggi dari Kementerian PANRB bagi unit kerja yang berhasil menjalankan reformasi birokrasi secara maksimal, ditandai dengan birokrasi yang bersih dari praktik korupsi serta pelayanan publik yang berkualitas.

Kajari mengingatkan, pada 2020, Kejari Tanah Datar telah berhasil meraih predikat wilayah bebas dari korupsi (WBK).

Capaian tersebut, katanya, harus terus dipertahankan dengan meningkatkan kualitas pelayanan publik yang modern, prima, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap pejabat yang baru dapat menjaga dan mempertahankan prestasi yang telah diraih, termasuk posisi lima besar di bidang pembinaan tingkat Kejati Sumbar,” tegasnya.

Kasubagbin yang baru dilantik, Zeki Oktariza Karini, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mengemban amanah tersebut.

Ia berharap mendapatkan bimbingan dan arahan dari pimpinan dalam menjalankan tugas, serta mengajak seluruh rekan kerja untuk membangun kerja sama yang solid.

“Saya berharap dapat menjalin kerja sama yang baik, saling mendukung, serta berkoordinasi demi tercapainya kinerja yang optimal. Saya menyadari tugas ini tidak bisa dijalankan sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi, khususnya di bidang pembinaan,” ujarnya. (jnd)

Exit mobile version