Ragam  

Gugur Dalam Tugas di Lebanon, Jenazah Praka Rico Dijadwalkan Tiba di Sergai Besok

Rumah duka

SERGAI-Suasana duka menyelimuti Dusun VII, Desa Dolok Manampang, Kecamatan Dolok Masihul, Serdang Bedagai (Sergai).

Kediaman orang tua Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang gugur saat mengemban misi perdamaian PBB di Lebanon, kini dipadati pelayat dan karangan bunga, Sabtu (25/4/2026).

​Prajurit yang tergabung dalam Satgas Kontingen Garuda UNIFIL ini dinyatakan gugur pada Jumat (24/4/2026) setelah sempat menjalani perawatan medis intensif di sebuah rumah sakit di Beirut.

Rico mengalami luka fatal akibat serangan artileri dan tank Israel di kawasan Al-Kushair, Lebanon Selatan, saat menjalankan tugas perdamaian dunia.

​Praka Rico merupakan putra asli daerah Serdang Bedagai dari pasangan Bapak Pairin dan Ibu Kaya.

Almarhum dikenal sebagai sosok yang tangguh dan merupakan anak bungsu dari sembilan bersaudara. Ia meninggalkan seorang istri dan satu anak yang masih berusia balita.

​Kepala Desa Dolok Manampang, Dedi Turnip, menyatakan bahwa warga desa merasa sangat kehilangan atas gugurnya putra terbaik mereka di medan tugas internasional.

​”Almarhum adalah putra asli Dusun VII. Selama ini beliau bertugas di Aceh, dan kami tidak menyangka tugasnya di Lebanon berakhir seperti ini. Terkait kapan pastinya beliau berangkat ke sana, kami belum tahu detailnya, namun informasi yang kami terima, jenazahnya kemungkinan akan tiba di sini pada hari Senin,” jelas Dedi saat memberikan keterangan kepada wartawan di rumah duka.

​Kematian Praka Rico menambah jumlah korban prajurit perdamaian Indonesia yang gugur di Lebanon dalam beberapa waktu terakhir, dengan total empat personel dilaporkan tewas akibat eskalasi serangan di wilayah perbatasan.

Serangan proyektil dan gempuran artileri Israel di wilayah Lebanon Selatan menjadi penyebab jatuhnya korban dari pihak pasukan penjaga perdamaian.

​Di rumah duka, tampak sejumlah personel TNI telah bersiaga untuk membantu persiapan penyambutan jenazah. Papan bunga ucapan duka dari berbagai pejabat dan instansi terus berdatangan sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi sang pahlawan.

​Hingga saat ini, pihak keluarga masih menunggu konfirmasi lebih lanjut mengenai proses pemulangan jenazah dari Beirut menuju tanah air untuk dimakamkan secara militer.(ML.hrp)

Exit mobile version