Ragam  

Waduh, Empat Kali Absen Paripurna, Fraksi Gerindra DPRD Pasaman Jadi Sorotan, Ketua DPD Angkat Bicara

Rapat paripurna DPRD Pasaman
Rapat paripurna DPRD Pasaman

PASAMAN-Kinerja Fraksi Gerindra di DPRD Pasaman menuai sorotan tajam setelah tercatat tidak menghadiri rapat paripurna sebanyak empat kali berturut-turut.

Ketidakhadiran tersebut menyebabkan pemandangan umum fraksi tidak pernah dibacakan dalam forum resmi legislatif, memunculkan pertanyaan serius terkait komitmen dan kedisiplinan wakil rakyat.

Teranyar, rapat paripurna yang digelar, Senin (13/4/2026) di ruang sidang DPRD dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum Perumahan kembali berlangsung tanpa kehadiran Fraksi Gerindra.

Berdasarkan pantauan, dari seluruh fraksi yang ada, hanya Fraksi Gerindra yang tidak menyampaikan pandangannya.

Kondisi ini bukan kali pertama terjadi, melainkan sudah berulang hingga empat kali dalam agenda paripurna berbeda, termasuk pembahasan ranperda strategis daerah.

Ketua DPD Partai Gerindra Pasaman, Khairuddin Simanjuntak, mengakui pihaknya tengah menelusuri persoalan tersebut.

Ia menyebut, partai telah melayangkan surat resmi kepada Sekretariat DPRD Pasaman untuk meminta rekapitulasi kehadiran anggota fraksi dalam setiap rapat paripurna.

“Kami sudah menyurati Sekretariat DPRD terkait absensi anggota Fraksi Gerindra. Data tersebut penting sebagai dasar evaluasi internal partai,” ujarnya.

Khairuddin menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja anggota fraksi.

“Data itu akan kami gunakan untuk menilai kedisiplinan dan tanggung jawab anggota dalam menjalankan tugas kedewanan. Ini menyangkut marwah partai dan kepercayaan publik,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif fraksi dalam setiap pembahasan kebijakan daerah.

Menurutnya, kehadiran dan kontribusi nyata anggota dewan menjadi kunci agar fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran berjalan optimal.

“Fraksi harus hadir, andil, dan cakap dalam setiap pembahasan kebijakan. Ini bukan hanya soal kehadiran, tetapi juga kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah,” tambahnya.

Sekretaris DPRD Kabupaten Pasaman, Dedi, membenarkan adanya surat dari DPD Partai Gerindra Pasaman terkait permohonan data kehadiran anggota fraksi.

“Benar, kami telah menerima surat tersebut dan saat ini sedang diproses sesuai mekanisme yang berlaku,” jelasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari tiga anggota Fraksi Gerindra yang disebut-sebut tidak hadir, yakni Elif Alvino, Yasir Arif dan Dufi Edward. Upaya konfirmasi kepada yang bersangkutan masih terus dilakukan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *