JAMBI-Harga emas Antam pada 2026 diprediksi tembus Rp3,8 juta per gram. Hal itu terjadi lantaran situasi ekonomi dunia dan ketidakpastian global. Sebelum tembus angka Rp3,8 juta, harga emas akan dekati dulu angka Rp3,1 juta.
Pekan ini, harga emas disebut-sebut akan sentuh angka Rp2,8 juta per gram. Kenaikan harga emas ditentukan oleg berbagai faktor global. Faktor utama adalah soal kebijakan Amerika maupun bank sentralnya.
Amerika Serikat kini semakin bersilantas angan. Sejumlah negara jadi target untuk dikuasai. Situasi itu akan memicu makin tingginya potensi perang dunia.
Ada sejumlah alasan kenapa harga emas melonjak tajam dan terus mencapai rekor.
Alasan harga emas terus naik
Eskalasi konflik antara pemerintah AS dan Venezuela memicu kekhawatiran pasokan minyak dan stabilitas regional, mendorong investor beralih ke emas.
Kemudian, Bank sentral negara-negara berkembang terus mengakumulasi cadangan emas fisik sebagai diversifikasi aset di tengah ketidakpastian ekonomi global. (*)