SAWAHLUNTO-Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa di Musala An Nur Gantiang, Dusun Tapian Nambar, Desa Talawi Mudik, Kecamatan Talawi, Jumat (20/2/2026) malam. Kehadiran Tim II Safari Ramadan Pemerintah Kota Sawahlunto disambut antusias jemaah musala.
Tim II Safari Ramadan ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah sebagai bagian dari agenda Safari Ramadan 1447 Hijriah. Pada tahun ini, Pemko Sawahlunto menurunkan 37 tim yang ditugaskan menyapa masyarakat secara langsung hingga ke pelosok desa dan kelurahan.
Jeffry Hibatullah menyampaikan sejumlah program strategis pemerintah daerah, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat. Ia mengimbau para mahasiswa berprestasi di Talawi Mudik agar tidak ragu mendatangi Dinas Pemuda dan Olahraga untuk memperoleh informasi dan akses program beasiswa pendidikan.
Selain itu, Jeffry juga mengungkapkan, Desa Talawi Mudik akan menjadi bagian dari program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto, yakni program Makan Bergizi Gratis serta penguatan Koperasi Merah Putih sebagai upaya mendorong ketahanan ekonomi masyarakat.
Pemerintah Kota Sawahlunto menyalurkan bantuan bibit ternak berupa sapi kepada masyarakat, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan ekonomi berbasis peternakan rakyat.
Tak hanya itu, Jeffry turut menyosialisasikan layanan pengaduan masyarakat melalui Hallo Sawahlunto, yang dapat dimanfaatkan warga untuk menyampaikan keluhan maupun masukan terkait pelayanan publik.
Jeffry menyebutkan, pada masa kepemimpinan Wali Kota Riyanda Putra bersama dirinya, telah dibangun enam menara BTS baru di Sawahlunto, guna mengatasi wilayah blank spot yang selama ini menjadi kendala komunikasi masyarakat. Ia juga mengimbau warga agar aktif melaporkan jika menemukan lampu penerangan jalan yang mati demi menjaga keselamatan dan kenyamanan bersama.
Jeffry turut menyinggung revitalisasi Gedung Pusat Kebudayaan Sawahlunto yang sebelumnya sempat terbakar dan kini telah kembali direhabilitasi sebagai ruang aktivitas seni dan budaya masyarakat. Dia menyampaikan hasil kajian dari Badan Geologi Pancasila terkait kondisi wilayah, yang menjadi dasar perencanaan pembangunan ke depan.
Pemerintah Kota Sawahlunto menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp50 juta untuk Musala An Nur Gantiang, yang bersumber dari dana pokok-pokok pikiran (pokir) anggota dewan Doni Asta, sebagai wujud komitmen mendukung sarana ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat.
Safari Ramadan ini diharapkan menjadi jembatan silaturahmi sekaligus sarana memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Sawahlunto yang religius, inklusif, dan berkelanjutan. (IZ)