Ragam  

Pembunuhan Lansia di Pekanbaru, Mantan Menantu Ingin Harta Korban

Empat pelaku pembunuhan yang diamankan polisi

PEKANBARU-Polisi berhasil menangkap dengan cepat pelaku pembunuhan lansia di Rumbai.

Di antara pelaku, diketahui ada mantan menantu korban. Polisi menangkap menantu berinisial AF.

Polisi menyampaikan, AF tega membunuh karena sakit hati.

“Hasil pemeriksaan, motif pelaku adalah sakit hati dengan alasan saat menjadi menantu dan tinggal bersama korban, pelaku sering dimaki dan dimarahi. Ini pengakuan tersangka,” kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Arta dalam konferensi pers, Minggu (3/5/2026).

Selain itu, motif lainnya adalah pelaku ingin mengambil barang-barang berharga milik korban.

“Motif ekonomi, ingin menguasai harta korban,” kata Muharman.

Polisi menyangkakan tersangka dengan pasal berlapis, pasal pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Pasal 459 dan/atau 458 ayat 3 dan/atau Pasal 479 dengan ancaman maksimal hukuman mati, atau seumur hidup, atau selama-lamanya 20 tahun,” katanya.

Diketahui, polisi telah menangkap empat pelaku kasus pembunuhan tersebut pada 30 April dan 1 Mei 2026. AF yang diduga sebagai otak pelaku merupakan menantu korban.

“AF dan SL diamankan di Aceh Tengah. Besoknya, tanggal 1, dua orang sisanya atas nama E alias I dan L diamankan di Binjai,” kata Muharman.

Dumaris ditemukan tewas di dalam rumahnya di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, pada Rabu (29/4) siang. Korban ditemukan oleh suaminya, Salmon Mena, dalam kondisi tergeletak bersimbah darah.

Rekaman CCTV mengungkap jejak para pelaku. Dari empat pelaku tersebut, salah satunya diduga wanita berinisial AF yang merupakan menantu korban.

Detik-detik aksi pembunuhan itu juga terekam jelas di kamera CCTV. Awalnya, para pelaku datang menggunakan mobil hitam.

Seorang wanita berkaus hitam yang diduga menantu korban berinisial AF masuk ke halaman rumah, disusul wanita lain yang mengenakan jaket hoodie berwarna biru. Tak lama kemudian, dua pria menyusul keduanya.

Tak lama setelah itu, korban keluar dari dalam kamar dan membuka pintu untuk menyambut tamu tersebut. Wanita yang diduga menantunya sempat menyalami korban.

Belum diketahui apa yang mereka bicarakan. Namun, situasi saat itu terlihat normal.

Hingga kemudian seorang pria yang diduga selingkuhan AF datang sambil membawa kayu balok. Seketika, ia memukulkan kayu tersebut ke kepala korban hingga terkulai. (*)

Exit mobile version