SOLOK SELATAN-MIN 1 Solok Selatan banjir dilanda banjir, Minggu (19/4/2026). Akibatnya, sejumlah ruangan berlumpur.
Pascabanjir, Senin (20/4/2026), warga sekolah itu gotong royong bersama. Mulai dari pimpinan madrasah, guru dan murid bahu-membahu membersikan ruangan dan lingkungan madrasah dari bekas banjir.
Gotong royong itu sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan yang terdampak bencana banjir.
Gotong royong diikuti kepala madrasah, majelis guru, tenaga kependidikan serta siswa-siswi.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari wali murid, komite madrasah, perangkat nagari, jorong, serta masyarakat sekitar madrasah yang turut membantu proses pembersihan.
Lokasi terdampak banjir adalah ruang kelas, halaman, serta fasilitas lainnya. Pembersihan menjadi fokus utama agar proses belajar-mengajar dapat segera kembali berjalan dengan normal sebagaimana biasanya.
Kepala MIN 1 Solok Selatan, Sukmi Hidayati, Senin (20/4/2026) menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam goro tersebut.
Ia menegaskan, semangat kebersamaan dan kepedulian seperti itu merupakan nilai penting yang harus terus dijaga dan dilestarikan secara bersama.
“Kegiatan ini bukan hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga mempererat tali silaturahim dan menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap madrasah ini,” kata Sukmi Hidayati.
Diharapkan, semangat kebersamaan yang ditunjukkan dapat terus terjaga dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.
Kepala MIN 1 Solok Selatan berharap partisipasi dan perhatian pemerintah daerah maupun provinsi, kepada sekolah ini.
“Karena jika terlambat diperbaiki sungai yang berbatasan langsung dengan madrasah, maka yang kita takutkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata dia. (jup)