Ragam  

22,53 Kilogram Heroin Dimusnahkan, Polda Riau Nyatakan Perang Melawan Narkoba

Pemusnahan heroin dan narkoba lainnya yang dilakukan Polda Riau.

PEKANBARU-Polda Riau kembali menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika dengan memusnahkan barang bukti heroin 22,53 kilogram, 128 butir ekstasi dan 3,90 kilogram sabi, hasil pengungkapan kasus jaringan internasional.

Kegiatan pemusnahan tersebut dilaksanakan di halaman Mapolda Riau dan dipimpin Irwasda Kombes Prabowo Santoso, Diresnarkoba Kombes Putu Yudha Prawira serta disaksikan perwakilan kejaksaan, pengadilan, dan instansi terkait lainnya.

Prabowo Santoso menegaskan, pemusnahan ini bukan hanya bagian dari proses hukum, tetapi juga bentuk nyata perang terhadap narkoba yang terus digencarkan secara bersama-sama.

Prabowo juga menyebutkan bahwa peredaran heroin, sebagai salah satu narkotika berbahaya, menjadi perhatian serius karena dampaknya yang sangat merusak generasi bangsa.

“Pemusnahan barang bukti ini menjadi bukti keseriusan kami dalam memerangi narkoba. Tidak ada ruang bagi jaringan pengedar, terlebih yang berskala internasional, untuk beroperasi di wilayah Riau,” tegasnya.

Direktur Reserse Narkoba, Kombes Putu Yudha Prawira menambahkan, barang bukti heroin, sabu dan ekstasi merupakan hasil pengungkapan beberapa waktu lalu terdiri dari tujuh perkara.

Pemusnahkan dengan metode khusus sesuai standar keamanan, guna memastikan zat berbahaya tersebut tidak dapat disalahgunakan kembali.

Proses ini dilakukan secara transparan dan akuntabel sebagai bagian dari penegakan hukum yang profesional.

Polda Riau mengajak masyarakat untuk turut serta dalam upaya pemberantasan narkoba dengan melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Sinergi antara aparat dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai peredaran narkotika.

Polda Riau berharap dapat memberikan efek jera kepada para pelaku serta memperkuat kesadaran publik akan bahaya narkoba, sekaligus menegaskan bahwa perang melawan narkotika akan terus dilakukan tanpa kompromi. (ES)

Exit mobile version